You are here
Home > Akademik > GELEM dalam PENERIMAAN SKL di MTsN BATU Oleh. Akhmad Sugiarto, S.Si Guru IPA MTsN Batu

GELEM dalam PENERIMAAN SKL di MTsN BATU Oleh. Akhmad Sugiarto, S.Si Guru IPA MTsN Batu

Masuk disambut gembira, lulus tanpa pelukan Bahagia. Mungkin inilah yang dapat kita gambarkan kepada Peserta Didik-siswi mulai dari PAUD, TK, RA,SD, MI, SMP, MTS, SMA, MA, SMK tahun pelajaran 2019-2020. Mengapa demikian, Karena pandemi Corona atau disebut dengan covid 19 yang saat ini menggemparkan dunia menyebabkan berbagai kegiatan yang diagendakan berantakan, lebih khusus di dunia pendidikan mulai dari pelaksanaan Ujian Nasional yang dihapuskan ditengah tengah persiapan yang cukup matang mengahdapi perhelatan akbar tersebut.

Pembagian Surat Keterangan Lulus (SKL) tidak dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya. Kalau tahun tahun sebelumnya pihak sekolah mengundang orang tua untuk menerima SKL agar terjalin hubungan yang baik dan memberikan pesan moral agar kebiasaan yang dilakukan di Madrasah tetap istiqomah dilakukan setelah lulus dari madrasah. Penerimaan SKL yang diberikan ke orang tua juga bermaksud agar Peserta Didik tidak melakukan hura hura Ketika menerima keterangan lulus atau tangisan massal jika ada yang tidak lulus. Maka ditengah wabah covid 19 ini maka penerimaan SKL hanya dilakukan dengan system online, yakni menggunakan whatsapp sehingga langsung diterima di HP android masing masing Peserta Didik. Dan dalam hitungan detik Ketika Peserta Didik mengetik NISN ke HP Waka Kurikulum maka otomatis SKL sampai ke mereka. Sungguh wabah covid ini membawa perubahan luar biasa baik dari segi kreatifitas, inovatifitas dan penghematan keuangan.

Kebijakan kegitan online semacam ini memungkinkan akan merambah ke pelaksanaan wisuda yang harus di tiadakan. Ini dilakukan karena kesadaran kita warga madrasah sekaligus warga negara yang patuh dan taat terhadap himbauan negara. Pemerintah menghimbau agar masyarakat tidak melakukan kegiatan yang bersifat mendatangkan massa banyak. Kebijakan ini juga sebagai empati kepada para tenaga medis yang berjuang di garda terdepan dalam mengarungi lautan wabah corona.

Pembelajaran tidak dapat dilaksanakan secara tatap muka, sidang pleno kelulusan tidak bisa dengan tatap muka, pemberian Surat Keterangan Lulus tidak bisa secara langsung dan kegiatan madrasah lainnya. Berbagai kegiatan yang dilaksanakan secara online tidak pernah kita bayangkan semenjak Peserta Didik Angkatan tahun 2017 masuk ke sebuah madrasah.  Tidak terbayangkan kejadian semacam ini menimpa mereka, karena awalnya masuk dengan penuh kegembiraan namun keluar penuh dengan kesedihan tanpa pelukan kasih sayang, pelukan  kegembiraan dari orang-orang tercinta di sekitarnya.  Namun ternyata penuh dengan tangisan, air mata yang tak terbendung karena tidak mampu mengucapkan kata-kata terhadap orang yang telah mendidiknya selama tiga tahun lamanya, dan orang tua yang telah berjasa mengantarkannya kejenjang yang lebih tinggi. 

Madrasah menjadi sunyi dan senyap, tidak lagi segembira tahun-tahun sebelumnya. Sidang pleno yang dihadiri langsung oleh seluruh dewan guru berubah hanya dihadiri oleh para waka dan pengawas. Sidang pleno yang dilaksanakan secara online menjadi catatan tersendiri bagi madrasah. Sidang pleno secara online ini merupakan tonggak pembelajaran di dunia modern. Mengapa demikia, karena dari kejauhan kita mampu memutuskan sesuatu yang sangat orgen, menjadi penentu maa depan anak bangsa.

 Pelaksanaan siding pleno kelulusan di MTsN Batu, sungguh luar biasa. Sidang yang dilakukan melalui aplikasi cisco webex pada hari Jum’at jam 8 sampai jam 9.30. Sidang pleno dihadiri langsung oleh Plt. Kepala Madrasah, para waka, pengwas, sedangkan seluruh dewan guru hadir secara online. Pelaksanaan sidang pleno secara online ini tidak mengurangi khidmat,  perasaan gembira dan perasaan sedih dalam memutuskan keputusan yang sangat berarti bagi 321 Peserta Didik kelas IX. Aplikasi webex yang dibuka oleh Bapak Akhmad Sugiarto, S.Si langsung diserbu oleh 50 guru MTsN Batu yang beradi di rumah masing masing.

Tepat pukul 8.15 Waka humas membuka acara dan membacakan susunan acara sidang pleno. Setelah dibuka dengan ummul kitab, dilanjutkan dengan sambutan dari pengawas Madrasah Kementerian Agama Kota Batu.  dalam hal ini Ibu Dzamilatus Sa’dijah, S.Pd. Beliau memberikan kata kunci, bahwa pelaksanaan sidang pleno tetap harus dilakukan dalam kondisi wabah, sesuai dengan aturan pemerintah.  Kelulusan untuk ditentukan oleh beberapa syarat, seperti menempuh Pendidikan selama 3 tahun, dan berprilaku baik. Sambutan dilanjutkan oleh Plt. Kepala Madrasah Ibu Dra. Dewi Khoiriyah, beliau menyampaikan bahwa dunia pendidikan membutuhkan manajemen yang bagus, ada kerjasama antara kepala sekolah, dewan guru dan semua komponen madrasah sehingga menghasilkan Peserta Didik-siswi yang berkualitas, dan berahklak bagus. Beliau melanjutkan bahwa mengacu pada undang-undang kelulusan,  bahwa perilaku atau sikap sangat menentukan kelulusan Peserta Didik. Pemerintah tidak hanya meminta nilai kognitif  (pengetahuan) yang bagus, namun harus diimbangi dengan  keterampilan yang memuaskan ditambah  nilai sikap baik untuk menunjang masa depannya.

Humas menyerahkan agenda berikutnya kepada Bapak Ahmat Sugiarto sebagai Waka kurikulum MTsN Negeri Batu untuk memimpin sidang pleno dan membacakan surat keputusan kepala madrasah. Maka Bapak P.Sugi biasa dipanggil membuka file SK Keputusan kelulusan Peserta Didik MTsN Batu Tp. 2019/2020, dan membacakan syarat kelulusan dengan bedoman pada

  • Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 43 tahun 2019 tentang Ujian Yang Diselenggarakan Satuan Pendidikan dan Ujian Nasional.
  • Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor 0053/P/BSNP/I/2020 tentang Prosedur Operasional Standar Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2019/2020;
  • Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 5791 Tahun 2019 tentang Prosedur Operasional Standar Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Tahun Pelajaran 2019/2020;
  • Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 247 Tahun 2020 tentang Prosedur Operasional Standar Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2019/2020;

Dengan berpedoman pada syarat peraturan tersebut maka ditetapkan syarat

  1. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran, dibuktikan dengan adanya nilai Raport semester 1 sd semester 6
  2. Memperoleh nilai sikap/perilaku minimal Baik. Nilai Sikap/Perilaku tersebut dibuktikan dengan
    1. Rekapan Nilai Sikap (KI 1 dan KI 2) dari seluruh guru bidang studi semester 1 sd 6
    1. Tidak adanya catatan terlibat kriminalitas
  3. Lulusan dengan kriteria kelulusan sebagai berikut.
    1. Memperoleh nilai rata rata ijasah minimal 75,00 dari semua mata pelajaran yang tercantum dalam ijasah.
    1. Memperoleh nilai ijasah minimal 60,00 pada setiap mata pelajaran yang tercantum dalam ijasah.

Nilai ijasah setiap mata pelajaran diperoleh dari pembobotan nilai rata rata raport semester 1 sd 5 dengan nilai hasil ujian Madrasah (UM).

Sidang Pleno Kelulusan merupakan siding yang di hadiri oleh seluruh guru untuk mempertimbangkan dari segi nilai, keterampilan dan sikap masing masing Peserta Didik selama 3 tahun berada di madrasah. Syarat kelulusan yang telah dibacakan Pak Sugi menjadi pedoman dalam musyawarah siding pleno. Sidang yang di pimpin Waka Kurikulum dimulai dengan memberikan kepada seluruh peserta siding untuk berkomentar. Kesempatan pertama diberikan pada Koordiantor Tatib Bapak Ahmad Iman Syafii, S. Ag. Belia menyampaikan bahwa dalam perjalanan Peserta Didik-siswi selama 3 tahun tentunya ada sedikit perilaku yang menunjukkan jati dirinya  dan mencari perhatian, sehingga itu hal yang wajar Kesalahan ataupun tingkah laku yang kurang bagus tidak terlalu parah, artinya masih tingkat kewajaran. Misalnya kurang disiplin, pakaian tidak rapi, usil pada temannya dll. Artinya perilaku ini tidak menyebabkan tidak lulus. Kesempatan berikutnya kepada guru BK yang dalam hal ini diwakili oleh Ibu Pitra Prastadila, S.Psi dan Ibu Dra. Dewi Khoriyah. Keduanya menyampaikan hal yang sama dengan Bapak Imam dengan tambahan bahwa wujud perubahan tingkah yang baik adalah mereka meminta maaf kepada dewan guru.  Kesemptan berikutnya diberikan pada para wali kelas yang banyak berinterkasi dengan mereka. Satu persatu wali kelas menyampaikan kesan, pesan, suka dan dukanya. Pemaparan para wali kelas di atas dapat disimpulkan bahwa semuanya diatas kewajaran dan layak untuk di luluskan. Kesempatan berikutnya kepada seluruh guru mata pelajaran untuk memberikan komentar.  Kesimpulannya sama dengan para wali kelas meskipundalam proses penilaian memerlukan kesabaran.

Sidang Pleno selesai dengan dibacakannya surat keputusan dan berita acara kelulusan yang di tanda tangani oleh Plt. Kepala Madrasah diketahui Pengawas Kementerian Agama Kota Batu.  Acara siding pleno selesai semua peserta mengisi daftar hadir online di zoho form yang disertai tanda tangan langsung di dalamnya. Tepat pukul 10 pengumuman Online di buka dengan menggunakan Whatsapp autorespon. Pak Sugi selalu Waka Kurikulum telah menyiapkan program yang mampu diakses secara mudah oleh Peserta Didik, yakni Whatsapp. Proses yang begitu mudah sangat membantu Peserta Didik dalam menerima Surat Keterangan Lulus (SKL). Peserta Didik tinggal mengetik NISN ke Pak Sugi maka secara otomatis SKL dlangsung diterima.

Teknologi, rasa empati dan saling memahami sangat dibutuhkan dalam segala hal di tengah tengah wabah Covid 19 ini. Salam GELEM (Gerakan Literasi Madrasah).

Similar Articles

Tinggalkan Balasan

Top